Tuesday, July 19, 2011

Sony e-Book Reader Beredar Bulan Agustus 2011

KOMPAS.com - Sony Corp. (SNE), perusahaan elektronika Jepang terbesar merencanakan memproduksi digital book readers yang diperbarui di Amerika Serikat awal bulan Agustus 2011, untuk menyaingi Amazon.com (AMZN), pembuat Kindle
Sony Reader yang sebelumnya sudah beredar seharga 180 dollar AS sampai 300 dollar AS, akan mengalami revisi dalam perangkat keras dan perangkat lunaknya.
Phil Lubell, Wakil Presiden Digital Reading Sony Electronics mengungkapkan hal ini dalam wawancara di San Fransisco.
Produk baru Sony ini akan diperkenalkan ke konsumen AS sebelum tablet Sony masuk ke pasaran akhir tahun ini.
Perusahaan yang bermarkas di Tokyo ini berencana mendorong penjualan Sony Reader untuk meraih pembaca digital mengingat harga eBook lebih murah dibandingkan harga tablet.
"Sony tampaknya berjuang memperluas bisnis e-reader secepat rencana bisnis asli Sony," kata Nobuo Kurahashi, analis dari Mizuho Financial Group Inc di Tokyo. Operasi buku digital bisa tertekan akibat hadirnya sejumlah tablet baru akhir tahun ini," katanya. "Terjadi tumpang tindih antara tablet dan e-reader," tambahnya.
Menurut survai Pew Research Center, jumlah orang Amerika yang memiliki perangkat elektronik seperti Kindle, meningkat dua kali lipat dalam enam bulan terakhir hingga bulan Mei lalu. Mereka adalah lulusan perguruan tinggi dan orang dewasa, yang memilih memiliki perangkat daripada komputer tablet.
Dua belas persen dari mereka yang disurvai, memiliki sebuah e-reader pada bulan Mei 2011, naik 6 persen dibandingkan November 2010, sementara 8 persen yang memiliki tablet pada bulan Mei 2011, naik 5 persen dibandingkan enam bulan sebelumnya.
"Kami pikir masih ada pasar bagi pembacayang berdedikasi selama harga tablet berkisar 500 dollar AS," kata Lubell.
Harga iPad termurah 67 persen lebih mahal dibandingkan harga Sony Reader termahal.
"Sony juga berencana menggabungkan toko buku online dan teknologi e-book, masuk ke dua model komputer tablet Sony terbaru, S1 dan S2, sebagai bagian dari kelompok aplikasi multimedia Sony," tambah Lubell.
Karena terlambat masuk pasar tablet, Sony mempertaruhkan diri menggunakan sistem operasi Android milik Google agar bisa bersaing dalam segmen industri komputer yang pertumbuhannya sangat cepat.
Presiden Sony Electronics Phil Molyneux kepada wartawan di San Fransisco mengatakan, perusahaan ini berencana membedakan dua produknya dari pesaing utama yang perangkatnya menggunakan platform Android, yaitu Samsung Electronics Co, HTC Corp. dan Motorola Mobility Holdings Inc, dengan menambahkan kemampuan mengunduh permainan PlayStation Suite, film, dan musik dari layanan berlangganan.
Harga tablet Sony, masing-masing berlayar 5,5 inci dan 9,4 inci, akan lebih tinggi dibandingkan tablet produk lainnya.
Sony mengharapkan pasar komputer tablet global mencapai penjualan tahunan 50 juta sampai 60 juta unit tahun ini, dan menjadi 70 juta-80 juta unit pada tahun 2012. Sony sudah merencanakan mengembangkan layar 3 dimensi pada produk mendatang. (Bloomberg/KSP)

*sumber:http://id.berita.yahoo.com/sony-e-book-reader-beredar-bulan-agustus-2011-085203500.html;_ylt=AsmZhqWZsvbdPflFDypcTByeV8d_;_ylu=X3oDMTNoNXF2dGh2BHBrZwNjZmViNzY4Mi01NzBjLTMxNTgtYTllYi01YWVhNjY4ZDlmYzcEcG9zAzE3BHNlYwNUb3BTdG9yeSBJbnRlcm5ldFNTRgR2ZXIDMTg3NjliYzAtYWY0Ny0xMWUwLWJiNTgtY2EyNGJlODg5ZTQ5;_ylg=X3oDMTIwZnA3YW8wBGludGwDaWQEbGFuZwNpZC1pZARwc3RhaWQDBHBzdGNhdAN0ZWtub2xvZ2l8aW50ZXJuZXQEcHQDc2VjdGlvbnM-;_ylv=3*    

No comments:

Post a Comment