Friday, June 10, 2011

Jawaharlal Nehru


Jawaharlal Nehru dikenal sebagai salah satu negarawan terbaik abad 20, memiliki  koneksi internasional cukup luas termasuk Presiden Soekarno. Nehru adalah penantang tangguh imperalisme barat. Tokoh negara-negara non blok ini merupakan aktivis pejuang kemerdekaan India dan menjadi perdana menteri India ketika negara ini merdeka.  Nehru lahir pada tanggal 14 November 1889, dari keluarga yang berasal dari kasta brahmana. Ayahnya pengacara dan politisi dari Khasmir yang tinggal di Alahabad. Masih berusia 16 tahun, Nehru berangkat ke Inggris untuk sekolah di Harrow dan kemudian Universitas Cambridge

Kembali ke India tahun 1912 ia bergabung dengan kongres nasional India, organisasi kaum nasionalis terbesar India yang di pimpin oleh Mohandes K Ghandi pada 1916. Antara 1921 dan 1945 dia sembilan kali dipenjara oleh pemerintah Inggris, karena aktivitasnya bagi kemerdekaan India. Akrab dengan seluruh spektrum sosial India khususnya para petani, Nehru sampai pada kesimpulan bahwa perjuangan politik India harus diarahkan kepada kesetaraan sosial dan memberantas kemiskinan

Pada akhir 1920-an, Nehru telah tumbuh menjadi pemimpin kaum muda golongan yang lebih militan dalam tubuh kongres nasional India. Dia mendirikan bersama Subas Chandra Bose, Liga Kemerdekaan India, yang merupakan bagian dari kongres. Para pemimpin muda itu mendesak agar kongres memperjuangkan kemerdekaan penuh, bukan status dominian dari Inggris. Untuk mencapai tujuan ini gerakan pembangkangan sipil dilancarkan pada 1930 dibawah kepemimpinan Ghandi dan Nehru yang menjadi presiden kongres. Pada 1930-an, Nehru menyusun agenda baru partai yang memperlihatkan pengaruh idiologi sosialis. Pada 1937, Nehru lagi-lagi bersama Bose mendirikan komite perencanaan kongres yang merupakan antisipasi program ekonomi bagi pemerintahannya, setelah kemerdekaan India nanti. 

Ketika PD II pecah, pemerintah kolonial Inggris secara sepihak menyatakan bahwa India adalah negara yang mesti ikut berperang. Meskipun dalam hatinya punya keinginan untuk mendukung aliansi antifasis, namun Nehru setuju pada kebijakan kongres yang memutuskan non kooperasi dngan upaya perang itu. Ketika misi Cripps yang mendesak India bekerja sama dengan imbalan kemerdekaan seusai perang gagal. Kongres di bawah Ghandi dan Nehru melancarkan gerakan pembangkangan sosial yang lain. Nehru kembali ditahan bersama semua pemimpin kongres.

Meskipun para pemimpin kongres di penjara, negosiasi pengalihan kekuasaan setelah perang tetap berjalan. Sebuah misi kabinet Inggris mengusulkan rancangan pemberian otonomi yang cukup besar bagi provinsi-provinsi yang mayoritas muslim di timur dan barat laut India seperti yang diperjuangan oleh Liga muslim dengan pemimpinnya Muhammad Ali Jinnah.

Pemerintahan sementara sementara yang dipimpin oleh kongres dan liga akhirnya terbentuk dan Nehru terpilih sebagai orang nomor satu. Namun Liga muslim menolak proposal misi kabinet, karena Ali Jinnah menganggap sebuah pernyataan Nehru sebagai bukti bahwa kongres akan mengingkari perjanjian pemberian otonomi luas itu. Setelah kerusuhan luas meletus antara umat Hindu dan Muslim pada 1946, Nehru dan kongres sepakat atas pembagian India. Maka lahirlah dua negara yang terpisah India dan Pakistan. India sendiri tetap menjadi salah satu negara British Commenwelth terutama atas desakan Nehru.

Pada Agustus 1947 setelah Inggris menarik diri dan India resmi menjadi dominion yang memiliki pemerintahan sendiri, Nehru terpilih sebagai PM, walaupun majelis konstituante India menelurkan sebuah konstitusi federal bagi negara baru ini, namun kekuasaan efektif berada sebagian besar di tangan Nehru. Dialah yang sesungguhnya menentukan kebijakan politik dalam negeri dan luar negeri India pada masa itu.

Di dalam negeri, Nehru menerapkan kebijakan pembangunan ekonomi terencana memberi prioritas pada industri-industri sekala besar dan proyek-proyek multiguna. Ekonomi India di rancang sebagai ekonomi campuran dengan porsi besar investasi di sektor negara berlandaskan pada kebijakan protektif subtitusi impor dan juga pembatasan investasi asing. Kebijakan ekonomi India juga mengakomodasi pilihan Ghandi pada industri kerajinan sekala kecil yang disubsidi negara. Dalam upayanya melakukan industrialisasi Nehru menutup bantuan besar baik dari barat maupun Uni Sovyet.

Di luar negeri, Nehru termasuk dalah satu pemrakarsa kebijakan non blok dan menentang apa yang dianggapnya sisa sisa kolonialisme barat. Dia mengunjungi China dengan harapan bisa membangun hubungna khusus dengan negara itu dan menyampaiakan 5 prinsip hidup berdampingan. Bersama Soekarno, Jamal Abdul Nasser, Josep Bross Tito dan beberapa pemimpin lain dia di kenal sebagai salah satu tokoh negara-negara non blok. Namun demikian Nehru sering melahirkan kebijakan-kebijakan yang di anggap anti barat, misalnya ketika pertikaian India dan Pakistan mengenai Khasmir pecah menjadi perang India-Pakistan. 
 
Posisi Nehru di Panggung dunia terguncang, ketika pertikaian di perbatasan China-India akhirnya pecah menjadi perang China-India pada 1962, yang berakhir dengan kekalahan memalukan tentara India. Nehru terpaksa meminta bantuan Amerika dan posisinya di dalam negeri benar-benar hancur. Dia meninggal pada 27 Mei 1964 ketika pamornya sedang merosot, namun kharismanya tetap hidup di mata rakyat India dan akan selalu di kenal sebagai salah satu negarawan terbaik abad 20. 
 
*sumber : http://smart-pustaka.blogspot.com/search/label/Biografi*  

No comments:

Post a Comment