Sunday, April 22, 2012

Merawat Kulit Bayi dan Balita



Perawatan kulit bukan Cuma dominasi kaum remaja dan dewasa, melainkan juga bayi dan balita. Apa saja yang perlu diperhatikan dalam perawatan kulit si kecil?
Berikut tips Dr. Tjut Nurul Alam Jacoeb, Sp.KK (K) dari Klinik Sam Marie, Jakarta.

1. Rajin-rajinlah memandikan si kecil.
Pilih jenis sabun lunak yang banyak mengandung sulfatan asam, yang memiliki pH yang sesuai dengan pH kulit, yakni 3,5 - 4,5. Sabun lunak cocok bagi bayi, karena kulit bayi belum bisa menahan air dengan baik. Jadi, air di dalam kulit gampang menguap, sehingga kulit jadi kering.
"Sabun lunak, yang ciri-cirinya tidak begitu banyak mengeluarkan busa, akan menjaga agar lapisan epidermis tidak rusak." Sementara sabun keras (hard soap), banyak mengeluarkan busa, pertanda mengandung banyak basa (soda). "Ini akan merusak lapisan epidermis, karena penguapan air makin menjadi-jadi."

2. Setelah mandi dan dilap, sebaiknya bayi dipakaikan pelembab (moisturizer). "Boleh yang mengandung minyak karena pada bayi, kelenjar minyaknya belum terbentuk dengan baik. Padahal, minyak sangat diperlukan kulit supaya tidak terjadi penguapan yang berlebihan. Terus lakukan sampai masa sebelum remaja," terang Tjut.

3. Pelembab sebaiknya diberikan pada daerah lengan dan tungkai, bukan muka. "Pasalnya, daerah-daerah inilah yang cenderung lebih kering karena kelenjar minyaknya lebih sedikit, terutama pada anak-anak dengan kulit yang sensitif." Tapi perlu diingat, Indonesia adalah negara tropis yang kelembapannya tinggi.
"Jadi, mesti hati-hati juga, lihat-lihat lingkungannya. Kalau lingkungannya selalu ber-AC, pelembab tetap perlu, agar kulit tak kering. Tapi kalau lingkungannya biasa, pelembab tak perlu. Bisa-bisa anak malah biang keringat. Anak juga akan merasa tak nyaman karena lengket."

___Selamat Mencoba___


*sumber :http://default.tabloidnova.com/article.php?name=/merawat-kulit-bayi-dan-balita&channel=kecantikan%2Fkulit *

No comments:

Post a Comment