Saturday, June 4, 2011

Mars

Mars adalah planet terdekat keempat dari Matahari dan planet terbesar ke tujuh. Namanya diambil dari nama Dewa perang Romawi. Namun planet ini juga dikenal sebagai planet merah, karena penampakannya yang kemerah-merahan. Nama bulan Maret berasal dari Mars dan Mars sudah dikenal sejak jaman prasejarah
Lingkungan Mars lebih bersahabat bagi kehidupan dibandingkan keadaan Planet Venus. Meski demikian, keadaan tersebut belum cukup ideal bagi manusia. iIulah sebabnya Mars masih sering muncul dalam cerita-cerita fiksi ilmiah, sebagai tempat yang mirip dengan bumi, tempat tinggal manusia saat ini.

Suhu udara yang cukup rendah dan tekanan udara yang rendah, ditambah dengan komposisi udara yang sebagian besar karbondioksida, menyebabkan manusia harus menggunakan alat bantu pernapasan, jika ingin tinggal di sana. 

Misi-misi ke planet merah ini, sampai penghujung abad ke-20, belum menemukan jejak kehidupan di sana, meskipun yang amat sederhana. Pesawat ruang angkasa pertama yang mengunjungi Mars adalah Mariner 4, pada tahun 1965. dan pesawat ruang angkasa pertama yang mendarat di Mars adalah Mars 2, diikuti oleh 2 pesawat Viking pada tahun 1976. Selanjutnya Mars Pathfinder, berhasil mendarat di Mars 4 Juli 1997. pada tahun 2004, sebuah misi ke Mars "Spirit and Opportunity", berhasil mendarat di Mars, mengambil data-data geologi dan banyak gambar ke Bumi, selama tiga tahun.

Planet ini memiliki 2 buah satelit, yaitu Phobos dan Deimos. Planet ini mengorbit selama 687 hari dalam mengelilingi matahari. Planet ini juga berotasi. Masa rotasinya 25,62 jam.

Dalam mitologi Yunani, Mars identik dengan dewa perang, yaitu Aries, putra dari Zeus dan Hera.

Di planet Mars, terdapat sebuah fitur unik di daerah Cydonia Mensae. Fitur ini merupakan sebuah perbukitan yang bila dilihat dari atas nampak sepert wajah manusia. Banyak orang yang menganggapnya sebagai sebuah bukti dari peradaban yang telah lama musnah di Mars, walaupun di masa kini, telah terbukti bahwa fitur tersebut hanyalah sebuah kenampakan alam biasa.

Ciri fisik

Mars mempunyai sekitar setengah jari-jari Bumi. Planet ini kurang padat bila dibandingkan dengan Bumi, dan hanya memunyai sekitar 15% volume dan 11% massa Bumi. Luas permukaannya lebih kecil dari jumlah wilayah kering di Bumi. Mars lebih besar daripada Merkurius, tetapi Merkurius lebih padat. Akibatnya kedua planet mempunyai tarikan gravitasi yang hampir mirip di permukaan, tetapi tarikan Mars lebih kuat sekitar kurang dari 1%. 

orbit : 227,940,000 km (1.52 AU ) from Sun Orbit : 227.940.000 km (1.52 AU ) dari Sun diameter : 6,794 km Diameter : 6.794 km mass : 6.4219e23 kg massa : kg 6.4219e23 Orbit : 227.940.000 km (1.52 AU ) dari Sun diameter : 6,794 km Diameter : 6.794 km mass : 6.4219e23 kg massa : kg 6.4219e23
Orbit : 227.940.000 km (1.52 AU ) dari Matahari, diameter : 6,794 km, massa : 6.4219e23 kg.

Ukuran, massa, dan gravitasi permukaan Mars merupakan "pertengahan" antara Bumi dan Bulan. Diameter Bulan hanya setengah dari Mars, sementara Bumi dua kalinya; Bumi sembilan kali lebih besar dari Mars, dan Bulan satu per sembilannya. Kenampakan permukaan Mars yang merah-jingga diakibatkan oleh keberadaa.

Geologi

Berdasarkan pengamatan orbit dan pemeriksaan terhadap kumpulan meteorit Mars, permukaan Mars terdiri dari basalt. Beberapa bukti menunjukkan bahwa sebagian permukaan Mars memunyai silika yang lebih kaya daripada basalt biasa, dan mungkin mirip dengan batu-batu andesitik di Bumi. Sebagian besar permukaan Mars dilapisi oleh debu besi (III) oksida yang memberinya kenampakan merah.

Saat ini Mars tidak memunyai medan magnet global, namun hasil pengamatan menunjukkan bahwa sebagian kerak planet termagnetisasi, dan medan magnet global pernah ada di masa lalu.
*sumber : http://smart-pustaka.blogspot.com/search/label/Astronomi *

Konstelasi (Rasi Bintang)


Konstelasi atau rasi bintang adalah sekelompok bintang yang tampak berhubungan dan saling berdekatan secara visual (dari mata pengamat, dalam hal ini adalah kita yang berdiri di bumi), membentuk suatu konfigurasi tertentu. Dalam ruang tiga dimensi, kebanyakan bintang yang kita amati tidak memiliki hubungan satu dengan lainnya, tetapi dapat terlihat seperti berkelompok pada bola langit malam. Manusia memiliki kemampuan yang sangat tinggi dalam mengenali pola dan sepanjang sejarah telah mengelompokkan bintang-bintang yang tampak berdekatan menjadi rasi-rasi bintang. 

Susunan rasi bintang yang tidak resmi, yaitu yang dikenal luas oleh masyarakat tapi tidak diakui oleh para ahli astronomi atau Himpunan Astronomi Internasional, juga disebut asterisma. Bintang-bintang pada rasi bintang atau asterisma jarang yang mempunyai hubungan astrofisika; mereka hanya kebetulan saja tampak berdekatan di langit yang tampak dari Bumi dan biasanya terpisah sangat jauh.

Pengelompokan bintang-bintang dilakukan secara arbitrary, dimana kebudayaan yang berbeda-beda memiliki konstelasi yang juga berbeda. Dalam beberapa kebudayaan, konstelasi yang bermacam-macam itu seringkali diasosiasikan dengan mitologi-mitologi lokal yang berkembang. Sebagai contoh, konstelasi Beruang Besar (Ursa Major), yang seringkali disebut juga sebagai konstelasi Sendok Besar, Gagang Wajan atau bahkan konstelasi Cangkul. Di samping itu beberapa yang sangat mudah dikenali dan biasanya seringkali ditemukan, misalnya Orion atau Scorpius.

Himpunan Astronomi Internasional telah membagi langit menjadi 88 rasi bintang resmi dengan batas-batas yang jelas, sehingga setiap arah hanya dimiliki oleh satu rasi bintang saja. Pada belahan bumi (hemisfer) utara, kebanyakan rasi bintangnya didasarkan pada tradisi Yunani, yang diwariskan melalui Abad Pertengahan, dan mengandung simbol-simbol Zodiak.

Stellarium memiliki kemampuan untuk menggambar diagram konstelasi bintang-bintang dan asosiasi artistiknya. Beberapa versi diagram dan asosiasi artistik yang bisa ditampilkan oleh Stellarium antara lain: Western, Polynesian, Egyptian, Chinese dan masih banyak lagi.

Di luar nilai historis dan mitologisnya, konstelasi memiliki peran penting dalam  memberi cara bagi kita para “pemburu objek angkasa” untuk membagi angkasa, “wilayah jajahan” kita menjadi beberapa segmen yang bisa dipetakan!

Dengan memetakan, kita akan tahu posisi tiap-tiap benda langit, konfigurasi letak dan jaraknya satu sama lain. Lewat cara inilah kita bisa mengetahui posisi relatif konstelasi, waktu kemunculan konstelasi-konstelasi tertentu dan aspek “rekreasi” dari pengamatan tersebut, dimana kita bisa melihat objek-objek angkasa yang menarik, misalnya, melihat Sirius, bintang utama konstelasi Anjing Besar (Canis Major) yang dinobatkan sebagai bintang paling terang (jika matahari tidak ikut  dipertimbangkan) yang bisa diamati dari bumi.


Penamaan Bintang-bintang

Bintang-bintang bisa memiliki banyak nama. Bagaimana cara penamaannya? Ada tiga sistem penamaan bintang secara formal yang dikenal oleh para ahli astronomi, yakni:
1. Penamaan Bayer (Bayer Designation)

Ahli astronomi Jerman, Johan Bayer, menemukan sistem penamaan ini pada abad ke 16-17. Penamaan Bayer ini menggunakan sistem huruf Yunani (Greek), dengan notasi α (alpha) sebagai bintang paling terang dalam konstelasi, diikuti dengan notasi β sebagai bintang terang kedua dalam konstelasi, notasi γ sebagai bintang terang ketiga dan seterusnya.

2. Penamaan Flamsteed (Flamsteed Designation)

Ahli Astronomi Inggris, John Flamsteed, mengkarakteristikkan bintang-bintang berdasarkan nilai Right Ascension/Declination (RA/Dec). Koordinat berdasarkan sistem RA/Dec ini menggunakan dua sudut untuk mendefinisikan posisi benda langit yang diamati. Sudutnya diukur dari titik ikat standard dalam celestial sphere. Analoginya, Nilai Right Ascension dan Declination pada peta angkasa sama dengan nilai lintang dan bujur pada peta terestris.

3. Penamaan Katalog Hipparcos (High Precision Parallax Collecting Satellite Catalogue Designation)
Hipparcos adalah sebuah misi astronomi yang diluncurkan oleh European Space Agency (ESA) yang bertujuan untuk mengidentifikasi objek-objek angkasa, mengukur paralaks bintang dan pergerakannya. Proyek ini dinamakan Hipparcos untuk memberikan penghormatan kepada ahli astronomi Yunani, Hipparchus.

Proyek ini diawali dengan peluncuran satelit penelitian pada tanggal 8 Agustus 1989. Misi utamanya adalah untuk mengirim satelit agar berada pada orbit stationer bumi, dan lewat satelit pengamatan itulah data-data bintang dikumpulkan. Apa hasil dari misi astronomi ini? Sebuah Millenium Star Atlas, yang berhasil memetakan 1 juta bintang berdasarkan tingkat gelap-terangnya (magnitudo) dan sepuluh ribu objek non-bintang. Bintang-bintang dan objek-objek angkasa itu berhasil dikatalogkan.

Secara komposit, Stellarium menggunakan ketiga macam penamaan bintang diatas. Bisa kita lihat pada gambar di bawah ini, dimana sebagai contoh, kita menggunakan bintang Aldebaran (konstelasi Taurus). Pada bagian atas, bisa kita baca informasi nama umum, informasi penamaan Bayer, informasi koordinat RA/Dec (penamaan Flamsteed) dan nomor bintang berdasar katalog Hipparcos.
  
*sumber :  http://smart-pustaka.blogspot.com/search/label/Astronomi* 

RESEP PUDING ROTI BUAH NANGKA


Bahan:
- Susu cair 160 ml
- Roti tawar 5 lembar tanpa kulit, potong dadu
- Telur 1 butir, kocok lepas
- Gula pasir 75 gr
- Margarin 25 gr, lelehkan
- Kayu manis bubuk 1/4 sdt
- Kismis 25 gr, cincang kasar
- Kacang tanah 25 gr sangrai, cincang kasar
- Nangka 25 gr tanpa biji, potong dadu
- Agar-agar merah 1/2 bungkus
- Gula pasir 1 sdm
- Air 200 ml
- sedikit margarin untuk olesan loyang
Cara Membuatnya:
  1. Rendam roti tawar dalam susu cair, sisihkan.
  2. Campur telur dan gula pasir, aduk rata hingga gula larut.
  3. Olesi loyang dengan margarin, tuang roti yang sudah direndam dalam susu cair, ratakan.
  4. Siram atasnya dengan telur kocok yang dicampur dengan margarin leleh dan kayumanis bubuk.
  5. Taburi kismis, kacang tanah cincang, dan nangka.
  6. Panggang hingga matang dan berwarna kuning kecoklatan.
  7. Campur agar-agar merah, gula pasir, dan air. Masak hingga mendidih, tuang ke atas puding roti.
  8. Biarkan hingga dingin, masukkan ke dalam lemari pendingin.
  9. Keluarkan dari lemari pendingin, potong-potong, sajikan.
_selamat mencoba_

*sumber : http://www.anekapuding.com/2010/10/resep-puding-roti-buah-nangka.html*

RESEP PUDING ROTI KISMIS

berikut ini bahan-bahannya.

Bahan:
- Roti tawar 10 lembar tanpa kulit
- Susu cair 600 ml
- Telur 4 butir
- Gula pasir 100 gr
- Margarin 75 gr, cairkan
- Vanili 1/4 sdt
- Kismis 50 gr
- Kenari 50 gr, cincang (saya ganti jadi potongan keju)

Cara Membuatnya:
  1. Rendam roti dalam larutan susu selama ± 30 menit sampai hancur dan lembut.
  2. Kocok telur dan gula pasir hingga gula larut, masukkan ke dalam adonan roti, aduk rata.
  3. Masukkan margarine yang telah dicairkan dan vanili, aduk kembali lalu tuang ke dalam cetakan tahan panas yang sudah diolesi margarine. Kukus atau panggang hingga matang.
  4. Pada saat ½ matang, taburi kenari (atau keju) dan kismis cincang. Setelah matang angkat, hidangkan dingin atau panas.
_Selamat mencoba_

*sumber :http://www.anekapuding.com/2010/10/resep-puding-roti-kismis.html* 

Venus


Venus adalah planet terdekat kedua dari matahari setelah Merkurius dan keenam terbesar. Planet ini memiliki radius 6.052 km dan mengelilingi matahari dalam waktu 225 hari, dengan orbit yang hampir bundar dibanding planet lain, dengan eksentrisitas kurang dari 1%. 

Jarak Venus dengan matahari sekitar 108.200.000 km (0,72 AU). Venus memiliki diameter 12.103,6 km dan massa 4.869e24 kg

Atmosfer Venus mengandung 97% karbondioksida (CO2) dan 3% nitrogen, sehingga hampir tidak mungkin terdapat kehidupan. Arah rotasi Venus berlawanan dengan arah rotasi planet-planet lain. Selain itu, jangka waktu rotasi Venus lebih lama daripada jangka waktu revolusinya dalam mengelilingi matahari.

Kandungan atmosfernya yang pekat dengan CO2 menyebabkan suhu permukaannya sangat tinggi akibat efek rumah kaca. Atmosfer Venus tebal dan selalu diselubungi oleh awan. Pakar astrobiologi berspekulasi bahwa pada lapisan awan Venus termobakteri tertentu masih dapat melangsungkan kehidupan.

*sumber http://smart-pustaka.blogspot.com/search/label/Astronomi*

Bulan Merah Saat Gerhana Bulan


Untuk pertama kalinya selama hampir empat abad, gerhana menempatkan matahari, bumi dan bulan tepat dalam satu garis lurus, dengan cahaya residu terpancarkan ke atmosfer kita. Sebenarnya, pada peristiwa gerhana bulan, seringkali bulan masih dapat terlihat. Ini dikarenakan masih adanya sinar matahari yang dibelokkan ke arah bulan oleh atmosfer bumi. Dan kebanyakan sinar yang dibelokkan ini memiliki spektrum cahaya merah. Itulah sebabnya pada saat gerhana bulan, bulan akan tampak berwarna gelap, bisa berwarna merah tembaga, jingga, ataupun coklat.

Mereka yang berpayung di bawah langit Amerika Utara dan Eropa dapat menikmati pertunjukkan bulan yang mengagumkan, saat gerhana bulan penuh membuat bulan seolah bewarna pink, tembaga, bahkan merah terang, hari Selasa 21 desember 2010 waktu setempat. Saat itu, bayangan bumi butuh tiga jam 28 menit untuk menyelimuti wajah bulan.


Ketika itu, terjadi gerhana bulan total selama 72 menit dan dapat diamati di Pantai Timur Amerika Serikat (AS), pukul 01.33-05.01 waktu setempat. Sedangkan di Pantai Barat, pengamat langit melihatnya pukul 10.33-02.01 waktu setempat.


Fakta bahwa planet kita cukup besar untuk menghalangi cahaya matahari, Anda tentunya sempat berpikir bayangan bumi akan sepenuhnya menutupi matahari. Hal ini malah membuat cahaya bulan menyeramkan dan menakutkan. Mengapa demikian?


Jika bumi menghalangi, sinar matahari akan ‘membelok’ dan melalui tepi bumi. Lalu cahayanya tercermin ke bulan. Warna kemerahan bulan berasal dari sinar cahaya yang langsung disaring melalui atmosfer bumi. Efek visual yang sama membuat matahari terbenam berwarna mencolok.


Atmosfer bumi bertindak seperti filter, menghapus sebagian besar cahaya berwarna biru dan menyisakan cahaya merah-oranye ke permukaan bulan. Bulan akan berubah menjadi berbagai warna selama tahapan gerhana yang berbeda-beda. Mulai dari abu-abu, ke oranye dan kuning. Kecerahan warna juga dapat dipengaruhi kondisi atmosfer. Menurut Lembaga Antariksa AS (NASA), partikel ekstra di atmosfer, seperti dari letusan gunung berapi, dapat menyebabkan bulan berwarna lebih gelap dari merah


Kejadian ini sangat langka dan hanya akan terjadi lagi 21 Desember 2094, menurut Geoff Chester dari US Naval Observatory, dikutip NASA. Kejadian ini pernah terjadi 21 Desember 1638


*sumber :http://smart-pustaka.blogspot.com/search/label/Astronomi* 

RESEP PUDING SUSU COKELAT

berikut ini cara membuatnya.

Bahan:
- Agar-agar bubuk cokelat, 2 bungkus
- Gula pasir, 100 gram
- Susu cair cokelat, 600 ml
- Cokelat masak pekat, 100 gram, lelehkan
- Pasta cokelat, 1 sendok teh
- Garam, secukupnya

 
 
 
Untuk Saus:
- Susu cair, 250 ml
- Tepung maizena, 1 sendok teh
- Gula pasir, 50 gram
- Garam, secukupnya
- Vanili bubuk, 1/4 sendok teh
- Kuning telur, 1 butir, kocok

Cara Membuatnya:
  1. Campur agar-agar, gula pasir, susu cair, dan garam. Aduk rata dan rebus di atas api sedang hingga mendidih sambil diaduk agar tidak pecah.
  2. Masukkan cokelat masak pekat, masak hingga cokelat larut. Angkat, tambahkan pasta cokelat, aduk rata.
  3. Tuang rebusan agar-agar ke dalam cetakan yang telah dibasahi air. Bekukan.
  4. Saus : Rebus susu, tepung maizena, gula pasir, garam dan vanili hingga mendidih. Ambil 1 sendok sayur rebusan susu, tuang dalam kuning telur. Aduk rata.
  5. Tuang kembali campuran kuning telur ke dalam rebusan susu. Rebus hingga mendidih dan kental sambil diaduk. Angkat dan dinginkan.
  6. Keluarkan puding dari cetakan, sajikan puding dengan saus vanila.
_selamat mencoba_

*sumber : http://www.anekapuding.com/2010/10/resep-puding-susu-cokelat.html#more* 

Gerhana Matahari


Gerhana adalah fenomena astronomi yang terjadi saat sebuah benda angkasa bergerak ke dalam bayangan sebuah benda angkasa lain. Istilah ini umumnya digunakan untuk gerhana matahari, ketika posisi Bulan terletak di antara Bumi dan Matahari, atau gerhana bulan, saat sebagian atau keseluruhan penampang Bulan tertutup oleh bayangan Bumi. Namun, gerhana juga dapat terjadi pada fenomena lain yang tidak berhubungan dengan Bumi atau Bulan, misalnya pada planet lain dan satelit yang dimiliki planet lain.

Gerhana matahari terjadi ketika posisi bulan terletak di antara Bumi dan Matahari sehingga menutup sebagian atau seluruh cahaya Matahari. Walaupun Bulan lebih kecil, bayangan Bulan mampu melindungi cahaya matahari sepenuhnya karena Bulan yang berjarak rata-rata 384.400 kilometer dari Bumi, lebih dekat dibandingkan Matahari yang mempunyai jarak rata-rata 149.680.000 kilometer.

Gerhana matahari dapat dibagi menjadi tiga jenis yaitu: gerhana total, gerhana sebagian, dan gerhana cincin.
Sebuah gerhana matahari dikatakan sebagai gerhana total, apabila saat puncak gerhana, piringan Matahari ditutup sepenuhnya oleh piringan Bulan. Saat itu, piringan Bulan sama besar atau lebih besar dari piringan Matahari. Ukuran piringan Matahari dan piringan Bulan sendiri berubah-ubah tergantung pada masing-masing jarak Bumi-Bulan dan Bumi-Matahari. Ketika bulan lebih dekat ke bumi maka matahari akan tertutup sepenuhnya, sehingga menyebabkan gerhana matahari total di tengah.

Gerhana sebagian, terjadi apabila piringan Bulan (saat puncak gerhana) hanya menutup sebagian dari piringan Matahari. Pada gerhana ini, selalu ada bagian dari piringan Matahari yang tidak tertutup oleh piringan Bulan. Gerhana sebagian terjadi saat bulan juga berada lebih dekat ke bumi tetapi hanya sebagian matahari yang tertutup oleh bulan.

Gerhana cincin terjadi apabila piringan Bulan (saat puncak gerhana) hanya menutup sebagian dari piringan Matahari. Gerhana jenis ini terjadi bila ukuran piringan Bulan lebih kecil dari piringan Matahari. Sehingga ketika piringan Bulan berada di depan piringan Matahari, tidak seluruh piringan Matahari akan tertutup oleh piringan Bulan. Bagian piringan Matahari yang tidak tertutup oleh piringan Bulan, berada di sekeliling piringan Bulan dan terlihat seperti cincin yang bercahaya.

Gerhana matahari cincin (gerhana anular), terjadi saat Bulan berada agak lebih jauh dari bumi, sehingga piringannya terlihat kecil dan tidak dapat menutupi seluruh piringan matahari. Piringan matahari yang tertutup oleh piringan Bulan hanya bagian tengahnya saja, sehingga bagian pinggir matahari tidak tertutup. Oleh karena itu piringan matahari akan terlihat dari muka bumi seperti lingkaran cincin yang bercahaya. 

Gerhana matahari tidak dapat berlangsung melebihi 7 menit 40 detik. Ketika gerhana matahari, orang dilarang melihat ke arah Matahari dengan mata telanjang karena hal ini dapat merusakkan mata secara permanen dan mengakibatkan kebutaan.

Mengamati gerhana matahari

Gerhana Matahari di Perancis, 1999
Melihat secara langsung ke fotosfer matahari (bagian cincin terang dari matahari) walaupun hanya dalam beberapa detik dapat mengakibatkan kerusakan permanen retina mata karena radiasi tinggi yang tak terlihat yang dipancarkan dari fotosfer. Kerusakan yang ditimbulkan dapat mengakibatkan kebutaan. 

Mengamati gerhana matahari membutuhkan pelindung mata khusus atau dengan menggunakan metode melihat secara tidak langsung. Kaca mata sunglasses tidak aman untuk digunakan karena tidak menyaring radiasi inframerah yang dapat merusak retina mata.

Peristiwa gerhana memang saat ini mudah sekali diramalkan karena pengetahuan astronomi sudah sangat berkembang serta alat-alat pengukuran dan pengamatannya pun sudah semakin canggih.
 
*sumber :http://smart-pustaka.blogspot.com/search/label/Astronomi* 

PUDING JAGUNG LAPIS COKLAT

Berikut bahan-bahan yang dibutuhkan dalam membuat puding jagung ini.

Bahan A:
- 500 ml Santan
- 125 gram jagung manis
- 120 gram gula pasir
- 1 sdm tepung maizena
- 1 sachet agar-agar bubuk
- pewarna kuning secukupnya.



Bahan B:
- 500 ml air
- 1/4 kaleng susu kental manis coklat
- 120 gram gula pasir (atau sesuai selera)
- 1 sdm tepung maizena
- 1 sachet agar-agar bubuk
- 25 gram coklat bubuk

Cara Membuatnya:
  1. Blender jagung manis (tambahkan sedikit santan sampai jagung tercelup) agar lebih mudah memblendernya.
  2. Campurkan semua bahan A termasuk jagung yang sudah diblender, panaskan diatas api hingga mendidih. Tambahkan beberapa tetes pewarna makanan, warna kuning lebih baik untuk menghidupkan warna jagungnya.
  3. Tuangkan dalam cetakan.
  4. Campurkan semua bahan B, panaskan diatas api hingga mendidih. Kemudian tuang kedalam cetakan diatas bahan A.
  5. Setelah uap panas hilang, simpan dilemari es hingga dingin.
  6. Setelah cukup dingin, keluarkan dari lemari es dan hidangkan.
_Selamat Mencoba_

*sumber : http://www.anekapuding.com/2011/04/puding-jagung-lapis-coklat.html#more*  

Somasi

Somasi adalah peringatan kepada pihak yang lalai melakukan kewajibannya. Bisa dilakukan melalui pengadilan negeri dimana orang yang lalai berdomisi, bisa melalui surat langsung atau bahkan langsung bicara pada pihak yang lalai. Somasi merupakan upaya seseorang yang terikat perjanjian untuk mengingatkan pihak lainnya agar memenuhi kewajiban yang telah disepakati, karena terjadi kelalaian yang dilakukan oleh pihak yang berkewajiban untuk bersikap tindak sesuai perjanjian yang telah dibuat.

Somasi sering juga disebut peringatan tertulis, karena kedua pihak setuju untuk melakukan sesuatu, tetapi salah satu pihak lalai dalam pelaksanaannya sehingga merugikan salah satu pihak.

Somasi bersifat memberikan peringatan. Hal ini dilakukan terhitung sejak saat jatuh tempo atau saat dimana si pihak yang menerima seharusnya telah melakukan pemenuhan kewajiban berdasarkan perjanjian atau menurut undang-undang.
 
Karena bersifat peringatan, maka somasi harus melalui surat tertulis. Waktu yang diberikan kepada pihak  yang  mempunyai kewajiban untuk memenuhi hutangnya itu, haruslah  waktu yang sepantasnya menurut keadaan tertentu. Yaitu, dengan melihat kepentingan pihak  yang mempunyai kewajiban dengan kepentingan pihak yang mempunyai hak secara seimbang.

Oleh karena itu, fungsi utama dari suatu somasi bagi yang mempunyai hak adalah untuk menyatakan lalainya pihak yang mempunyai kewajiban.

*sumber :http://smart-pustaka.blogspot.com/search/label/Arti%20Kata* 

Kondominium


Kondominium (Apartemen Pribadi) adalah rumah yang dibungun secara bertingkat -tingkat  dan mempunyai keluasan yang lebih berbanding dengan rumah apartment atau flat. Kondominium biasanya merupakan bagian dari suatu real estat (umumnya kamar apartemen), yang dimiliki secara pribadi. 

Kondominium berasal dari kata dalam bahasa Inggris yaitu condominium. Condominium ini merupakan gabungan kata latin “con” yang berarti bersama atau bergabung dan “dominium” yang berarti kepemilikan atau pengendalian.
 
Kata kondominium sesungguhnya lebih mengacu pada urusan kepemilikan, bukan jenis dari rumah tinggal. Kalangan properti membedakan arti kata kondominium dengan apartemen, dikaitkan dengan bentuk kepemilikannya. Istilah apartemen, digunakan untuk rumah susun yang disewakan, sedangkan istilah kondominium, digunakan untuk apartemen yang dijual untuk dimiliki oleh masing-masing penghuni.
 
Gaya hidup bertempat tinggal di kondominium sebenarnya bukan konsep yang baru, melainkan telah ada sejak zaman Romawi, kira-kira 6 abad SM.
 
Pemilik unit kondominium mempunyai hak untuk melakukan apa saja terhadap unit tersebut seperti menyewakan atau menjual kepada orang lain. Demikian juga dengan harga sewa dan pajak, semuanya dapat Anda tentukan sendiri.

Dari segi perawatan bangunan, memiliki kondominium lebih praktis daripada rumah-rumah tunggal. Anda cukup merawat pada bagian interior, sedangkan bagian luar bangunan telah diurus oleh pihak gedung. Demikian juga dengan sistem instalasi setiap unit hunian, seperti air, lsistem pemanas,  elevator, istrik dan lain-lain, semuanya terpusat di ruang kontrol yang akan memudahkan Anda apabila terdapat masalah tertentu. Penanganan setiap masalah instalasi diatasi oleh teknisi gedung.

Sebutan kondominium, sering digunakan untuk merujuk pada unit itu sendiri menggantikan kata "apartemen". Rumah ini mempunyai sekuriti yang bertugas menjaga keamanan dan keselamatan penghuninya. Biasanya kawasan sekitarnya juga mempunyai taman permainan dan berdekatan dengan pusat perbelanjaan.
 
 *sumber :http://smart-pustaka.blogspot.com/search/label/Arti%20Kata* 

apocalypso

Kata apocalypso berasal dari kalangan Kristiani, yang dalam bahasa Yunani artinya ‘memandang kejadian-kejadian yang akan datang’ atau semacam wangsit, omen (biasanya merujuk pada Surat Wahyu kepada Yohanes, surat terakhir dalam kitab Perjanjian Baru yang menceritakan hari kiamat).

*sumber : http://smart-pustaka.blogspot.com/search/label/Arti%20Kata* 

Tesaurus

Tesaurus adalah sebuah buku sinonim (dua kata atau lebih yang memiliki arti yang sama). Tesaurus sering termasuk karya terkait yang memiliki hal yang hampir sama. Beberapa tesaurus juga termasuk daftar hiponimmawar" adalah hiponim dari bunga) yang sering digunakan, serta antonim (dua kata yang memiliki arti berlawanan). (sub-bagian, misalnya "

Sebagai contoh, dengan mencari kata "besar" di sebuah tesaurus, seseorang akan menemukan kata lain yang mirip seperti "raya", "agung", dll. Jika sebuah tesaurus juga memiliki daftar antonim, orang bisa juga mencari kata yang artinya berlawanan, seperti "kecil".

Banyak pelajar dan penulis yang menggunakan tesaurus untuk membantu diri menemukan kata yang mereka tulis. Menggunakan tesaurus dapat membantu seseorang menambah kosakatanya (perbendaharaan kata atau jumlah kata yang mereka tahu).
 
*sumber :http://smart-pustaka.blogspot.com/search/label/Arti%20Kata*  

Kamuflase



Kamuflase adalah suatu metode perubahan bentuk, rupa, sikap, warna, dan sebagainya, menjadi lain agar tidak dikenali yang memungkinkan sesuatu organisme atau benda yang biasanya mudah terlihat, menjadi tersamar atau sulit dibedakan dari lingkungan sekitarnya (penyamaran; pengelabuan). Contoh-contohnya adalah belang pada harimau, zebra, belalang, dan seragam tempur motif loreng pada tentara modern. Keramahtamahan yang hanya pura-pura belaka dan biasanya memendam maksud jahat. Kamuflase memang suatu bentuk tipuan dan penyamaran.

Kata kamuflase dalam bahasa Indonesia dipinjam dari bahasa Belanda, yang pada gilirannya meminjam dari bahasa Perancis, 'camoufler' yang berarti 'menyamarkan'.

Kamuflase dapat sangat menipu mata kita, seperti yang kita ketahui kamuflase adalah suatu metode yang memungkinkan sebuah organisme atau benda yang biasanya mudah terlihat menjadi tersamar atau sulit dibedakan dari lingkungan sekitarnya. Sebuah mahluk dapat berubah menjadi sesuatu yang sangat berbeda dengan dirinya. Mata kita memang terbatas untuk memdedakan mana yang asli dan mana yang hanya kamuflase saja apabila kita tidak mendekat dan memperhatikannya dengan baik.

Kamuflase militer

Dalam peperangan di masa lampau kamuflase tidak banyak digunakan. Pasukan-pasukan di abad ke-19 cenderung mengenakan warna-warna yang cerah dan berani, serta rancangan-rancangan yang mencolok. Semua ini dimaksudkan untuk membuat lawan kecil hati, meruntuhkan mental dan nyali, menarik rekrut, memperkuat ikatan dalam kesatuan atau mempermudah identifikasi satuan dalam kabut perang.

Satuan-satuan perintis yang lebih kecil dan tidak reguler pada abad ke-18 adalah orang-orang pertama yang mengadopsi warna-warna hijau dan coklat pucat. Pasukan-pasukan besar mempertahankan warnanya hingga akhirnya diyakinkan untuk menggantinya. 

Setelah menderita banyak korban, tentara Britania di India pada 1857 mencelup warna celana mereka yang merah menjadi warna-warna netral, mulanya dengan warna lumpur yang disebut khaki (dari bahasa Urdu yang berarti 'berdebu'). Ini hanyalah upaya sementara, dan baru menjadi standar di kalangan dinas militer di India pada tahun 1880-an. Tapi baru setelah Perang Boer Kedua pada 1802, seragam seluruh tentara Britania distandarkan dengan warna ini untuk seragam tempur mereka.

Amerika Serikat segera mengikuti Britania, mengadopsi warna khaki pada tahun yang sama. Rusia mengikutinya, sebagian, pada 1908. Tentara Italia menggunakan grigio-verde ("kelabu-hijau") di Pegunungan Alpen dari 1906 dan seluruh tentara pada 1909. Jerman mengadopsi warna feldgrau ("kelabu lapangan") pada 1910.

Tentara-tentara lainnya tetap mempertahankan warna-warna yang lebih cerah. Pada permulaan Perang Dunia I Perancis mengalami kekalahan besar karena pasukan-pasukannya mengenakan celana merah (garance) sebagai seragam mereka. Ini diubah pada awal 1915, sebagian karena korban yang jatuh dan sebagian lagi karena warna merah diproduksi di Jerman. Tentara Perancis juga mengadopsi jaket dengan warna baru "biru cakrawala". Tentara Belgia mulai menggunakan seragam khaki pada 1915.

Kamuflase Pada Dunia Binatang

Kamuflase adalah bagian tak terpisahkan dari kehidupan satwa. Adalah sangat penting untuk dapat menyerang musuh tanpa diketahui, atau menyembunyikan diri ketika diserang. Yang menakjubkan adalah: tak hanya manusia berakal yang menggunakan teknik ini, yang pada manusia memerlukan perancangan sangat matang, tapi binatang pun melakukannya. Tubuh para satwa yang melakukan kamuflase diciptakan dengan warna dan corak yang benar-benar menyerupai lingkungan tempat hidupnya.

Sejumlah binatang melakukan kamuflase dengan sangat baik, sehingga hampir tak mungkin dibedakan dengan tetumbuhan di sekelilingnya. Laba-laba dengan warna menyerupai tumbuhan di mana ia hidup, ular yang tak bergerak layaknya cabang pohon, serangga dengan warna sayap menyerupai daun kering, katak dengan bentuk dan warna yang sama persis seperti tumbuhan di sekelilingnya. Semua ini adalah contoh kamuflase atau penyamaran yang mengagumkan.

Burung Kutub, 'Berpakaian' Menyesuaikan Musim

Sejumlah ahli kamuflase hidup di daerah kutub, wilayah paling dingin di bumi ini. Kita akan segera mempelajari teknik kamuflase luar biasa dari seekor burung yang mampu hidup dalam iklim seperti ini.

Di musim gugur, areal berbatu tertutupi oleh salju. Dalam habitat alaminya, burung-burung kutub ini hampir mustahil terlihat. Ini dikarenakan mereka memiliki corak dan warna bulu mengagumkan yang menyerupai lingkungan alam sekitarnya. Pada pengamatan lebih seksama, bulu putih yang menutupi permukaan tubuh burung ini persis sama dengan warna salju. Corak menyerupai bagian permukaan tanah yang tak tertutupi salju juga terdapat pada bulu-bulunya. Permukaan tanah dan burung benar-benar saling menyerupai satu sama lain, sehingga hampir mustahil untuk membedakan keduanya.

Ketika musim dingin tiba, salju menyelimuti segala yang ada. Perubahan menakjubkan terjadi pada tubuh burung ini. Semua bulu berwarna gelap menghilang, dan menyisakan hanya warna putih. Sekali lagi, hampir mustahil membedakan burung berwarna putih bersih di hamparan salju. Burung sama sekali tidak menyadari hal ini. Namun, sekali lagi, tubuhnya tersamarkan secara sempurna. Bulu-bulu gelap di sekitar mata mencegahnya terbutakan oleh cahaya yang dipantulkan oleh salju. 

Di musim semi, salju mulai mencair, dan tumbuh-tumbuhan pun mulai bertunas. Di sela-sela bulu burung ini, bulu-bulu baru muncul dengan warna hijau tumbuhan.

Saat musim panas tiba, salju telah benar-benar mencair; terhamparlah tetumbuhan berwarna hijau. Burung kutub ini sekali lagi memperlihatkan kamuflase luar biasa. Pengamatan seksama memperlihatkan bahwa suatu perubahan yang telah direncanakan kembali terjadi. Tubuhnya kini tertutupi oleh bulu-bulu yang menyerupai tetumbuhan. Sekali lagi, mustahil untuk dapat melihat sang burung di antara tumbuh-tumbuhan.

Kupu-Kupu 'Berwajah' Monster

Kupu-kupu memiliki keistimewaan tersendiri di antara beragam keajaiban kamuflase di alam. Beberapa spesies kupu-kupu memiliki lukisan mata raksasa pada sayap mereka. Mata palsu ini merupakan cara pertahanan diri paling ampuh bagi kupu-kupu. Ketika kupu-kupu merasakan adanya bahaya, misalnya seekor burung yang sedang mencari makan, ia membentangkan sayapnya, sehingga nampak sebagai makhluk raksasa. Ini adalah contoh taktik pertahanan diri ini.

Kupu-kupu pada pohon ini sungguh mudah menjadi mangsa bagi burung. Tapi, kupu-kupu ini tiba-tiba saja membentangkan sayapnya lebar-lebar. Dua mata raksasa terlihat menakutkan bagi burung, yang segera pergi meninggalkannya. Marilah kita perhatikan dengan seksama kesempurnaan desain mata pada kupu-kupu ini. 

Seluruh bagiannya telah diserupakan dengan mata, mulai dari bentuknya, hidung, dan rambut di bawah mata, hingga pupil dan bahkan hingga pemantulan cahaya oleh pupil. Pada sayap kupu-kupu lain, terlihat wajah makhluk besar lengkap dengan hidung, telinga, bayangan di bagian atas mata, bentuk mata, dan pupil serta pemantulan cahaya oleh pupil.

Ada hal lain yang menarik untuk diketahui tentang kamuflase ini. Pemangsa utama kupu-kupu adalah serangga karnivora seperti capung dan burung kecil pemakan serangga. Sedangkan musuh terbesar dari para pemangsa ini adalah burung hantu. Sungguh sebuah keajaiban bahwa penampakan pada bagian belakang kupu-kupu pada umumnya adalah l ukisan burung hantu.

Dengan kata lain, kupu-kupu mempertahankan diri dengan menyerupai wajah musuh dari para pemangsanya, karena semua burung kecil dan serangga takut pada burung hantu.

Selain menggunakan mata palsu, cara kamuflase lain dari kupu-kupu sangatlah mengagumkan. Kupu-kupu yang tersamarkan ini seolah melihat warna semak-semak dan menelitinya, setelah itu mereka membuat warna-warna tersebut pada tubuh mereka untuk kemudian menyerasikan diri dengan semak-semak.

Ahli kamuflase lain adalah burung ini yang diberi nama patu, yang hidup di hutan-hutan Venezuela. Bulu-bulunya dan kulit cabang pohon tempat ia hinggap telah diciptakan dengan kemiripan luar biasa satu sama lain.

Kepiting 'Berbaju Tentara'

Seekor kepiting, dengan hati-hati memotong dedaunan dari tumbuhan yang dipilihnya di dasar laut, untuk menyembunyikan dirinya. Kepiting ini menyusun potongan dedaunan diatasnya, dan membuat pelindung dari rumput laut. Demikianlah, ia memiliki sebuah kamuflase yang mengagumkan.

Kepiting lain dengan hati-hati menyusun ranting-ranting yang ia potong pada permukaan cangkangnya. Ini memungkinkannya bersembunyi dengan mudah di antara tetumbuhan. Uniknya, kepiting ini mengeluarkan cairan lengket sehingga ranting-ranting tersebut tetap melekat di tempatnya. Dengan kata lain, seluruh sistem pada tubuh binatang dan pola perilakunya telah diciptakan agar sesuai satu sama lain.

Kepiting ini sedang memotong bunga karang. Mungkin terdengar janggal; tapi ia akan menjahit bajunya dari bunga karang ini. Lalu ia memanjat dan masuk ke dalam baju yang telah dibuatnya. Marilah kita berhenti dan berpikir sejenak di sini. Kepiting belum pernah melihat dirinya dalam kaca. Tidak pula ia memiliki kemampuan berpikir atau merancang. 

Jadi bagaimana ia tahu bahwa ia harus menyamarkan diri. Kepiting menggunakan teknik yang sama sebagaimana yang dilakukan tentara yang menyamarkan diri mereka. Ia menempelkan ranting dan dedaunan pada permukaan tubuhnya.

Burung mirip Cabang Pohon

Ahli kamuflase lain adalah burung Patu, yang hidup di hutan-hutan Venezuela. Bulu-bulunya dan kulit cabang pohon tempat ia hinggap telah diciptakan dengan kemiripan luar biasa satu sama lain.

Terdapat kemiripan sempurna antara kulit kayu dan bulu burung. Yang membedakannya sebagai burung hanyalah bagian paruh dan ekornya. Tapi, burung sangat tahu bagaimana menggunakan keahliannya, dan ia segera berbuat sesuatu ketika bahaya mendekat. Ia menutup mata dan paruhnya, serta menjulurkan kepalanya ke depan. Kini, ia tak dapat dibedakan dengan cabang pohon. Ada satu hal lagi yang luar biasa di sini. Kendatipun matanya tertutup, sang burung masih dapat melihat melalui celah khusus pada kelopak matanya. Ketika bahaya menjauh, ia kembali pada keadaan semula.

Pengorbanan Diri Burung Patu

Keahlian burung emas dalam berklamufase dan berperilaku, serta keberanian dan pengorbanan dirinya sungguh mengagumkan manusia. Burung yang hidup di Patagonia ini, membuat sarangnya di padang rumput terbuka. Telur, yang tengah mengalami pematangan dalam tubuh induk, dibungkus kulit dengan warna dan corak menyerupai permukaan tanah. Ini adalah cara khusus perlindungan diri yang dibuat untuk menyamarkan telur.

Demikianlah, telur-telur menjadi tak terlihat di antara rerumputan. Jika bahaya mendekat, misalnya berupa burung pemangsa atau manusia, sang burung menunjukkan perilaku yang sangat aneh. Ia keluar meninggalkan sarangnya, dan berlari. Ia lalu berperilaku bagaikan burung yang terluka di atas rumput dengan sayap patah. Jika ada yang mendekatinya, burung ini berlari lagi. 

Jika telah berada jauh dari sumber bahaya, ia mulai menyerupakan diri lagi dengan burung yang terluka. Ini bertujuan untuk mengalihkan perhatian musuh dari sarangnya. Bila bahaya telah berada cukup jauh, perilaku ini berhenti, dan sang burung terbang kembali ke sarangnya.

Sungguh, burung ini telah memperlihatkan perilaku yang luar biasa. Ini adalah pengorbanan diri yang mengagumkan oleh seekor burung mungil dengan menempatkan dirinya dalam bahaya demi keselamatan anaknya. Teori evolusi sudah pasti tak mampu menjelaskan fenomena pegorbanan diri ini.

Larva Berkamuflase

Ada makhluk lain yang membuat pelindung dan bersembunyi di dalamnya. Di antaranya termasuk larva, atau serangga yang baru menetas. Kepingan batu berjalan ini tak lain adalah seekor larva. Ia membuat pelindung dengan meletakkan butiran bebatuan pada tubuhnya secara hati-hati, sebuah kamuflase yang sempurna.
 
Pelindung larva tak hanya terdiri dari satu macam. Ada yang terbuat dari serpihan kecil kayu, dan ada pula yang lebih lebar dan terbuat dari dedaunan. Mereka ini adalah ulat-ulat mungil yang baru menetas, yang tak memiliki akal dan kesadaran, dan tidak mengetahui apapun tentang dunia luar. Lalu, mengapa mereka meletakkan bebatuan di punggung mereka dan membawanya ke mana-mana? 

Para pendukung teori evolusi Darwin merasa bingung menghadapi pertanyaan ini. Salah satunya adalah Hoimar von Ditfurth dari Jerman, yang memberikan pernyataannya sehubungan dengan perilaku cerdas ulat dalam bukunya "In the Beginning was Hydrogen":

Galeri Gambar


 
 
*sumber :http://smart-pustaka.blogspot.com/search/label/Arti%20Kata*  
 

UShaka Marine World


Aquarium di UShaka Marine World, merupakan aquarium taman laut terbesar di Afrika - uShaka Marine World, terletak di ujung Durban Gol­den Mile, di strip tanah antara pantai dan pelabuhan di Durban, KwaZulu-Natal, Afrika Selatan. Tempat rekreasi ini mem­punyai luas wilayah sekitar 15 hektar yang berada di bibir pantai. Para wisatawan pasti akan punya saat-saat indah yang di­penuhi dengan ke­senangan dan petualangan.

Taman laut ini dibangun un­tuk menciptakan hiburan kelas dunia dan menjadi tujuan wi­sata untuk masyarakat Durban dan seluruh Afsel. Dengan latar bela­­kang alam serta arena bang­kai kapal kargo yang ka­ram di tahun 1920, yang diga­bungkan dengan citra adat Af­rika, tumbuhan su­bur dan gam­bar maritime dari pelabuhan Durban, uShaka ada­lah dunia laut yang lengkap.

Bukan tanpa alasan jika uShaka Marine World mengklaim dirinya sebagai wahana akuarium terbesar di dunia. Kawasan wisata ini tidak sekedar menyimpan ribuan satwa laut di 32 tank akuarium yang ada. Para pengunjung bakal dihibur mulai dari pagi hingga malam hari tanpa henti.

uShaka Marine World menawarkan berbagai macam tempat hiburan, seperti restoran, toko-toko, aksi pertunjukan lumba-lumba, wahana air dan akuarium.  Aquarium ini terlihat antik yaitu mirip sebuah kapal yang tenggelam di lautan. Makhluk-makhluk laut yang ditemukan dalam akuarium, mulai dari kuda laut yang kecil  hingga  hiu dan lumba-lumba.

Disini para wisatawan dapat meli­hat per­tunjukan di Sea World, aquarium bawah tanah, taman air, stadion lumba-lumba dan anjing laut, be­lan­ja di desa retail, mencicipi bera­gam jenis makanan lezat, atau seke­dar berjemur di uShaka Beach.

uShaka Marine World, memang terbagi menjadi empat bagian. Pertama, uShaka Sea World, suatu aquarium bawah tanah. Di tempat ini, panorama keindahan laut tidak hanya bisa dinikmati dari balik akuarium. Pengunjung bahkan bisa merasakan sensasi berenang bersama hiu yang terkenal kejam di laut bebas. Ada juga wahana snorkeling bagi pengunjung yang hanya ingin bersantai menikmati keindahan alam bawah laut. Tidak hanya berenang, mereka juga bisa berjalan di dasar laut lewat program yang diselenggarakan uShaka Marine World.

Bagian kedua adalah uShaka Wet ‘n  Wild. Wahana ini menawarkan berbagai permainan air. Mulai dari mengayuh perahu melewati bangkai kapal dan sejumlah tangki akuarium, hingga memacu adrenalin dengan permainan air lainnya. Sebuah kolam renang yang dikelilingi padang rumput menjadi tempat wisata yang cukup menyenangkan di kawasan ini.

 Village Walk menjadi pilihan tempat ketiga bagi para pengunjung yang hanya ingin bersantai. Di area ini, terdapat restoran, kafe, dan sejumlah toko yang menawarkan pernak-pernik buah tangan Afsel.

Jika tidak ingin berbelanja atau makan, pengunjung bisa bersantai di kawasan uShaka Beach, sebagai bagian ke empat, yang bisa langsung dicapai dari taman amusement.


Taman ini merupakan tempat yang tepat bagi Anda dan anak-anak mengisi waktu luang di sela-sela pertandingan Piala Du­nia. Jangan lupa untuk mem­ba­wa pakaian renang dan han­duk anda karena meskipun saat Piala Dunia nanti di Afsel mu­sim dingin, namun cuaca di Dur­ban akan hangat sepanjang tahun. 

*sumber :http://smart-pustaka.blogspot.com/search/label/Aquarium*